Oleh Sabjan Badio
Apa yang Anda bayangkan saat membaca judul tulisan ini? Apakah Anda membayangkan ‘makanan khas daerah Palembang yang terbuat dari adonan tepung terigu dan ikan yang dimakan dengan kuah bercuka’? Jika makanan tersebut yang dibayangkan, cobalah untuk membuka KBBI, baik edisi cetak maupun edisi daring.
Dalam KBBI, empek berarti ‘bapak’ sementara empek-empek berarti ‘kakek-kakek’ atau ‘lelaki yang sudah tua sekali’. Saya tersenyum menyaksikan kata empek-empek terpampang di sebuah warung yang menjual makanan khas Palembang, pastilah si penjual tidak mengerti makna empek-empek.
Jika yang dimaksudkan ‘makanan khas daerah Palembang yang terbuat dari adonan tepung terigu dan ikan yang dimakan dengan kuah bercuka’ istilah yang tepat adalah pempek, bukan empek-empek.
Filed under: salah kaprah, bahasa indonesia, ensiklopedia salah kaprah, kamus salah kaprah, salah kaprah
He..he..nice posting, i like it, keep linked :)
Trims, kawan.
oh jadi yang benar nulisnya pempek ya bukan empek-empek hehe baru tahu juga saya :-)
Ya, betul.
hehe iya tadiny kukira makanan :P
oh ternyata kakek-kakek yah :D
Makanan yang terbuat dari orang tua. Hehe
iya… empek itu panggilan untuk yang usianya lebih tua dari bapak kita.
kalau encek itu panggilan untuk yang usianya lebih muda dari bapak kita.
:)
Oh, begitu detailnya Mb?
Waduh gitu toooh thx infonya & salam kenal..
Salam kenal kembali.
“Nice artikel, inspiring ditunggu artikel – artikel selanjutnya, sukses selalu, Tuhan memberkati anda, Trim’s :)”
iya bung…
salam
kapan kita reuni kangen sudah lama tidak bersua!
Haha. Akhirnya sampai ke sini juga. Teman-teman tidak ada yang tahu tentang blog ini. Hehe.
Kapan? Diatur aja. Asal masih di Jogja.
wah klo ada gambarnya tambah bikin ngiler lagi,hehehe :)
Haha. Tapi, gambar yang mana dulu nih? Gambar empek, empek-empek, atau gambar pempek?
Ya, kekurangan blog ini adalah miskin gambar.