ensiklopedia salah kaprah

tentang fenomena berbahasa di tanah air

Hacker (Peretas) dan Cracker

Oleh Sabjan Badio

Saat ini, kata hacker kerap terdengar di telinga kita, baik melalui aktivitas online maupun melalui media massa. Hacker sebenarnya memiliki padanan dalam bahasa Indonesia, yaitu peretas. Hacker atau peretas ini pada awalnya memiliki makna yang postif, seperti dijelaskan dalam Wikipedia berikut.

Terminologi peretas muncul pada awal tahun 1960-an diantara para anggota organisasi mahasiswa Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kelompok mahasiswa tersebut merupakan salah satu perintis perkembangan teknologi komputer dan mereka berkutat dengan sejumlah komputer mainframe. Kata bahasa Inggris “hacker” pertama kalinya muncul dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat program komputer yang lebih baik daripada yang telah dirancang bersama.

Pada perkembangannya, makna hacker atau peretas semakin mengarah kepada hal-hal negatif. Hal ini tidak terlepas dari peran media massa. Masih berdasarkan catatan Wikipedia, pada tahun 1983 muncul kelompok yang menamakan dirinya The 414s. Kelompok yang berbasis di Milwaukee (Amerika Serikat) ini membobol setidaknya 60 komputer. Kelompok ini kemudian dikenal dengan istilah hacker. Hacker-lah yang digunakan media massa untuk menyebut kelompok ini dalam pemberitaan mereka. Selain media massa, dunia hiburan pun berperan dalam penegatifan istilah hacker. Pada tahun 1995 muncul film Hakers yang dibintangi Angelina Jolie. Film ini  menceritakan aksi anak muda jago komputer bawah tanah yang berusaha melumpuhkan keamanan sistem komputer sebuah perusahaan yang menerapkan teknologi tinggi.

Akhirnya, saat ini kita mengenal istilah white hat hacker (peretas yang secara etis menunjukkan suatu kelemahan dalam sebuah sistem komputer. White hat hacker secara umum lebih memfokuskan aksinya kepada bagaimana melindungi sebuah sistem) dan black hat hacker (peretas yang menerobos keamanan sistem komputer tanpa izin, umumnya dengan maksud untuk mengakses komputer-komputer yang terkoneksi ke jaringan tersebut.

Rupanya ada kelompok yang tidak setuju dengan penggunaan istilah hacker untuk kelompok yang meretas sistem keamanan komputer tanpa izin dan bermaksud negatif). Untuk mengatasinya Richard Stallman mengusulkan nama cracker untuk kelompok ini.

Referensi:

  • Peretas”, http://id.wikipedia.org, Dakses Tanggal 08 Agustus 2010 Pukul 09.00 WIB.
  • White Hat Hacker”, http://id.wikipedia.org, Dakses Tanggal 08 Agustus 2010 Pukul 09.00 WIB.
  • Black Hat Hacker”, http://id.wikipedia.org, Dakses Tanggal 08 Agustus 2010 Pukul 09.00 WIB.
  • Filed under: salah kaprah, , , ,

    2 Responses

    1. Mila mengatakan:

      Selamat puasa, semoga ramadhan kali ini lebih baik dari ramadhan sebelumnya, amien!

      maaf saya baru sempat mampir, salam persahabatan :)

    Tinggalkan Balasan

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

    Connecting to %s

    SocialVibe


    Ikuti

    Get every new post delivered to your Inbox.