Oleh Sabjan Badio
Ada yang menarik pada masa pemerintahan Presiden SBY, yaitu Bantuan Operasional Sekolah. Mendapati istilah tersebut, saya pun bertanya-tanya: Mengapa istilah tersebut baru muncul akhir-akhir ini? Mengapa dinamakan bantuan?
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kita menemukan lema bantu yang salah satu turunannya bantuan. Bantuan disinonimkan dengan ‘pertolongan’. Pertanyaannya: Mengapa pemerintah harus menolong sekolah melalui program BOS? Bukankah pendidikan tanggung jawab negara yang artinya kewajiban pemerintah untuk mendanainya?
Ah, sudah pukul 00.17. Saya butuh istirahat.
Filed under: salah kaprah, bahasa indonesia, ensiklopedia salah kaprah, kamus salah kaprah, salah kaprah
asSalaamu’alaykum,
Bukan, bukan tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab bersama.
Pemerintah hanya mengumpulkan pajak, lalu mengelolanya sesuai kemampuan, sa’at ini hanya mampu membantu.
Jika nanti rakyat sudah mampu bayar pajak lebih banyak, maka …..
Oh, begitu, Pak? Tanggung jawab bersama: sepakat. Jadi, BOS itu yang benar bantuan dari masyarakat, kan Pak? Bukan bantuan dari pemerintah tho?
Yup… betul banget.. sebuah logika sederhana ^^ tapi memang benar.. jika melihat tetangga kita Australia, anak2 mereka dapat sekolah 100% gratis dari SD sampai SMU.. hiks.. :(
Begitulah, Bung Joddie.
analogi yang bagus :-) memang seharusnya itu adalah tanggung jawab negara, dalam pembukaan UUD 1945 jg sudah dijelaskan…
Betul sekali.
[...] “Bantuan” Operasional Sekolah, Tepatkah? [...]