Oleh Sabjan Badio
Mengapa wanita Indonesia selalu menggunakan BH? Apakah karena banyak orang Indonesia keturunan Belanda atau suka pada (meniru) wanita Belanda?
BH berasal dari bahasa Belanda, bustehouder. Dalam bahasa Indonesia BH dikenal dengan istilah kutang. Yang lebih seru, Eko Endarmoko dalam Tesaurus Bahasa Indonesia menyamakan kutang dengan beha dan pengampu susu.
Setelah membaca tulisan ini, jika Anda wanita, apakah akan tetap menggunakan BH atau kutang? Saya yakin tetap menggunakan BH, itu wajar. Seperti yang telah saya tulis pada artikel berjudul “Di Antara Celana Dalam dan C.D. (Si Di)“, masyarakat Indonesia memiliki budaya “malu-malu”. Dengan budaya malu-malu tersebut, BH lebih dipilih karena lebih tersamar daripada kutang dan pengampu susu.
Ah, jangan-jangan kutang baru dikenal sejak kedatangan wanita Belanda ke Indonesia, sehingga namanya BH, bustehouder. Benarkah?
Filed under: salah kaprah, bahasa indonesia, ensiklopedia salah kaprah, kamus salah kaprah, salah kaprah
hahaha lucu bos… bisa gak ya klo artikelnya lebih detail lagi masa segitu doang, padahal pengen baca yang lebih heheh
Hehe. Boleh juga.
bukannya singkatan dari BREAST HOLDER yak? :mrgreen:
Dalam bahasa Inggris, OK: pemegang/pengampu payudara. Dalam bahasa Belanda, Breast Holder berarti pemilik payudara.
Trims atas masukannya. Akan saya tambahkan.